Co-Founder dan Direktur Komunitas serta Kemitraan Krealogi Hanna Keraf berbagi tentang bagaimana upaya Krealogi dalam meningkatkan kontribusi UMKM lokal untuk memperkuat kemampuan finansial mereka. (Foto oleh: Indonesia-Africa Parliamentary Forum 2024)
Kolaborasi dan kemitraan di tingkat global memegang peran kunci dalam mempercepat berbagai aspek perkembangan dunia modern. Di era globalisasi seperti saat ini, dinamika berbisnis akan berkembang semakin optimal dengan adanya keterlibatan berbagai mitra. Melalui kolaborasi, baik di tingkat lokal maupun global, berbagai pihak dapat berbagi pengetahuan, teknologi, dan sumber daya yang diperlukan untuk menghadapi tantangan bersama, seperti perubahan iklim, kesenjangan ekonomi, hingga masalah kesehatan global.
Pada gelaran acara Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) 2024, Krealogi selaku penggerak ekosistem kewirausahaan turut mendapat kesempatan untuk menyuarakan pentingnya kolaborasi dalam upaya pemberdayaan UMKM.
Di artikel kali ini, Krealogi akan mengulas lebih lanjut mengenai kegiatan ini serta dampaknya bagi perkembangan UMKM dan kemitraan strategis di masa depan.
Potensi UMKM Lokal dan Kontribusinya dalam Perekonomian Indonesia
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat dikatakan sebagai tonggak perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan UMKM memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap perekonomian negara ini. Pada tahun 2024 ini, sektor UMKM sendiri telah memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar 61% atau senilai Rp9.580 triliun, sementara kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai 97% dari total tenaga kerja.
Menurut data Kemenkop UKM 2023, Indonesia memiliki 65,5 juta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Bank Dunia pada 2023 juga memproyeksikan, dalam tiga tahun ke depan, ekonomi Indonesia tumbuh lebih dari 0,1% setiap tahunnya, dan UMKM sebagai penggerak ekonomi Indonesia akan bertambah mencapai 83,3 juta pelaku pada 2034.
UMKM memiliki potensi yang sangat besar hingga mampu menembus pasar global. Beberapa sektor UMKM yang memiliki peluang signifikan tersebut antara lain:
- Sektor Kuliner
Sektor ini merupakan jenis bisnis yang mampu bertahan lama, bahkan di tengah krisis. Di antara 60 juta UMKM yang ada di Indonesia, kuliner merupakan jenis sektor UMKM yang paling mendominasi. Setidaknya, ada 60 persen atau sekitar 40 juta pelaku UMKM yang mengandalkan bidang kuliner.
- Sektor Fesyen
Sektor fesyen merupakan salah satu jenis UMKM yang paling banyak dijalankan oleh masyarakat. Hal ini karena sandang menjadi kebutuhan pokok manusia, sama halnya dengan makanan dan tempat tinggal. Selain itu, barang-barang fesyen juga terbilang tahan lama dan tidak memerlukan perawatan ekstra seperti bidang kuliner.
- Sektor Agrobisnis
Sektor UMKM ini banyak dijalankan oleh masyarakat Indonesia hingga saat ini. Sebagian pelaku UMKM agrobisnis bahkan memanfaatkan digitalisasi untuk memasarkan dagangannya. Hal ini didorong oleh minat konsumen yang ingin berbelanja sayur-mayur dan buah-buahan tanpa harus keluar rumah.
- Sektor Kerajinan Tangan/Kriya
Sektor kerajinan tangan juga merupakan bagian penting dari UMKM di Indonesia. Pelaku usaha di sektor ini memproduksi berbagai produk unik dan bernilai seni tinggi, mulai dari perhiasan, barang dekoratif, hingga aksesori. Produk-produk kerajinan tangan ini tidak hanya memiliki potensi pasar lokal, tetapi juga dapat menembus pasar internasional, terutama dengan meningkatnya minat konsumen terhadap produk yang handmade dan berkelanjutan.
Besarnya potensi UMKM untuk berkontribusi dalam dinamika ekonomi suatu bangsa menciptakan kebutuhan akan proyek pemberdayaan yang relevan.
Krealogi dalam Indonesia-Africa parliamentary Forum 2024
Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) 2024 adalah acara prestisius yang bertujuan memperkuat hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan negara-negara Afrika. IAPF diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Forum Indonesia-Afrika (IAF) ke-2 yang telah terselenggara pada 1 - 3 September 2024 lalu di Nusa Dua, Bali. Dalam forum ini, Krealogi berbagi panggung dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, pelaku usaha, serta perusahaan nasional dan internasional.
Krealogi yang diwakili oleh Co-Founder dan Direktur Komunitas serta Kemitraan Hanna Keraf berkesempatan untuk berbagi pengalaman Krealogi dalam memberdayakan dan meningkatkan potensi UMKM lokal pada acara tersebut.
Tidak sampai di situ, kami juga menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam penyelenggaraan program pemberdayaan ekonomi lokal serta kemitraan yang terbentuk untuk menjalankannya. Kami berharap program pemberdayaan yang kami jalankan dapat mendorong lebih banyak perempuan untuk memulai bisnis, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka dan keluarga.
Berkolaborasi dalam Memberdayakan Ekonomi Lokal melalui Kemitraan Berskala Global
Di era globalisasi, ekonomi lokal memiliki peluang besar untuk tumbuh dan bersaing di pasar internasional. Meski demikian, tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha lokal juga semakin kompleks. Untuk berhasil di pasar global, usaha lokal terutama UMKM membutuhkan strategi yang tepat, akses ke sumber daya, dan kerjasama lintas sektor.
Salah satu pendekatan yang semakin relevan dalam memperkuat ekonomi lokal adalah melalui kolaborasi antar pelaku ekonomi untuk membentuk dan menjalankan program pemberdayaan di tingkat lokal maupun internasional. Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan ketahanan ekonomi lokal, tetapi juga membuka peluang untuk memperkuat kapasitas usaha lokal agar dapat bersaing di skala global. Usaha kecil dan menengah (UMKM) membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta, untuk membangun ekosistem yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Krealogi memaknai kolaborasi sebagai kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku bisnis lokal. Hingga saat ini, kami telah menginkubasi dan memberdayakan lebih dari 10.000 UMKM di berbagai sektor, termasuk fesyen, kerajinan, olahan makanan/minuman, dan jasa wisata. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, baik swasta maupun pemerintah, untuk mengimplementasikan program pemberdayaan yang dirancang guna menjawab tantangan UMKM hingga skala global.
Program pelatihan dan pendampingan yang dipersonalisasi untuk pelaku UMKM di Indonesia dapat membantu mereka beradaptasi dan bersaing di tingkat global.
1325508587Jika Anda mencari mitra untuk mengimplementasi program pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan atau membantu penerapan ESG di Indonesia, silakan hubungi tim Krealogi dengan mengklik link berikut atau mengunjungi krealogi.com.
Untuk mengetahui dampak positif ESG yang telah dilakukan oleh Krealogi, Anda bisa membaca laporan ESG 2023 hasil kolaborasi kami bersama Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) di sini.
Anda juga dapat mengunduh profil perusahaan Krealogi dalam Bahasa Indonesia atau versi Bahasa Inggris.
Mari Bergerak Berdaya Bersama!
