Blog Thumbnail

Krealogi Team | POST ON 23 February 2022

Bagaimana Cara Memisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha?

Pelatihan

Bagaimana Cara Memisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha − Simak pembahasan perencanaan keuangan berikut, agar kamu dapat memantau kinerja bisnismu dengan lebih baik.

Table Of Contents 

Mengapa Perlu Memisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha? 

Manfaat Memisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha

Cara Memilah Antara Keuangan Pribadi dan Usaha 

  1. Gunakan Rekening Berbeda
  1. Disiplin terhadap diri sendiri 
  1. Catat Pendapatan dan pengeluaran 
  1. Lakukan Evaluasi 

Mengapa Perlu Dipisah?

memisahkan keuangan pribadi dan usaha
freepik.com

Menjadi pengusaha pemula dapat dibilang gampang-gampang susah. Meski tekadmu cukup kuat, dalam kenyataannya ketika memulai usaha kamu akan dihadapkan dengan beberapa masalah. Salah satunya, terkait keuangan. 

Seringkali pelaku usaha kecil dan menengah memulai usahanya dengan modal pribadi. Yang menjadi masalah adalah banyak pelaku usaha pemula ketika menjalankan bisnisnya merasa bahwa untuk memisahkan uang pribadi dan usaha adalah perkara yang cukup rumit. 

Padahal, tanpa perencanaan dan pemisahan keuangan maka risiko keuangan akan mengancam usahamu. Jika kamu tidak mampu memisahkannya, kamu tidak akan melihat seberapa profitable (menguntungkan) usahamu. Kamu juga berkemungkinan menggunakan dana usaha untuk kebutuhan pribadi sehingga usahamu tidak akan berkembang. 

Dengan memisahkan antara keuangan pribadi dan usaha, laporan keuangan akan jauh lebih rapi. Hal itu berdampak baik untuk menjaga kestabilan ekonomi, memantau keuangan usaha, dan menghindari resiko terpakainya uang usaha untuk keperluan pribadi atau sebaliknya. 

Manfaat Memisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha 

Setelah mengetahui pentingnya, berikut adalah bebarapa manfaat dari pemisahan keuangan. 

  1. Meningkatkan profesionalitas sebagai pelaku usaha 
  1. Laporan keuangan lebih tertata 
  1. Menghindari resiko keuangan yang rancu dan berantakan 
  1. Mengantisipasi kebangkrutan 

Cara Memisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha 

1. Gunakan Rekening Berbeda 

Entah dalam skala bisnis besar maupun kecil, jangan pernah mencampur keuangan pribadi dan usaha ke dalam satu rekening. Kamu harus memiliki rekening tersendiri untuk keuangan pribadi dan rekening untuk dana usaha. 

Kamu dapat membuka rekening khusus untuk usaha yang akan kamu gunakan untuk keperluan keuangan bisnis. Dengan rekening khusus usaha kamu dapat memantau arus keuangan usahamu. 

Kamu dapat menaksir keuntungan atau kerugian yang kamu peroleh, dan mengetahui dengan pasti apakah kondisi keuangan usahamu baik-baik saja atau tidak. 

2. Disiplin Terhadap Diri Sendiri 

Kendati sudah memilah keuangan dengan menggunakan rekening yang berbeda, kamu juga harus disiplin terhadap diri sendiri. Tidak dapat dielak bahwa menggunakan uang modal usaha untuk keperluan pribadi sangat menggiurkan. 

Akan tetapi, kamu harus paham bahwa melakukan hal tersebut akan mengakibatkan kesusahan bagi dirimu sendiri dan usahamu di kemudian hari. 

Uang usaha seharusnya dipakai untuk perputaran bisnis. Jika kamu memakainya untuk keperluan pribadi dan tidak dapat mengembalikannya, perkembangan usaha akan terhambat dan berujung pada kebangkrutan.

Baca juga: 5 Kemampuan Interpersonal bagi Pengusaha

3. Catat Pendapatan dan Pengeluaran

memisahkan keuangan pribadi dan usaha
freepik.com

Untuk bisamemisahkan antara uang pribadi dan usaha, kamu harus rutin mencatat pendapatan dan pengeluaran. Buatlah laporan usaha yang meliput arus keuangan dan transaksi dengan detail hari dan tanggal. 

Jangan lupa untuk mencantumkan bukti setiap transaksi pada laporan keuangmu. Baik itu transaksi kecil hingga transaksi besar, seperti pembayaran gaji karyawan, pembayaran pajak, uang sewa, dan lain sebagainya harus disertai dengan bukti. 

Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan hitung yang mungkin akan terjadi. 

Dengan catatan pendapatan dan pengeluaran, kamu akan mampu mengontrol segala pembiayaan demi menjaga kestabilan ekonomi usaha dan pribadi. 

4. Lakukan Evaluasi

Langkah terakhir yang akan membantu keberhasilan dalam memisahkan keuangan adalah dengan melakukan evaluasi. Evaluasi keuangan dapat dilakukan minimal setiap minggu, bulan, atau bahkan tahunan. 

Dalam evaluasi tersebut, tinjaulah kembali segala kegiatan yang sudah terjadi dalam kurun waktu tertentu. Apakah kegiatan tersebut membantu meningkatkan produksi usaha? Lalu apakah sudah mencapai target? Apakah omset usahamu naik, atau malah turun karenanya? 

Selain memantau arus keuangan, evaluasi juga akan membantumu menemukan solusi terkait apa langkah selanjutnya yang harus kamu ambil. 

Untuk menjadi pengusaha yang sukses, kamu harus bijak dalam mengelola keuangan. Memisahkan keuangan pribadi dan usaha adalah salah satu cara agar bisnis berjalan lancar tanpa kendala terkait dana. 

Maka penting bagi setiap pelaku usaha untuk melakukan pemisahan uang usaha dan pribadi. Dengan fitur Laporan Usaha dan Catat Transaksi di Krealogi, keuangan usahamu akan lebih terpantau sehingga kamu tak perlu risau untuk memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha. Dapatkan aplikasi Krealogi dengan klik di sini!

Baca juga

Bagikan Blog :

×

Hi! Dengan Mika di sini. Mika siap membantumu untuk lebih mengenal Krealogi. Ada yang bisa Mika bantu?

× Hubungi Kami